PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA

by 07.38 0 komentar

PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA

Di indonesia, penulisan sejarah sudah berlangsung cukup lama. Dalam buku pelurusan sejarah indonesia karangan Asvi Warman Adam, dikatakan bahwa historiografi Idonesia atau penulisan sejarah Indonesia berkembang dari masa kemasa.
Ada tiga fase historiografi Indonesia. Fase pertama adalah fase historiografi tradisional yang meliputi penulisan babad dan sejarah yang cukup penting dan biasanya tidak terpisah dari sastra sejarah .Contohnya adalah babad, silsilah, tambo, dan hikayat.
Fase kedua adalah historiografi kolonial. Penulisan sejarah lebih bertujuan untuk memperkokoh kekuasan mereka di Indonesia. Tulisan-tulisan sejarah yang di baut dapat berperan dalam membangkitkan semngat pejuang bangsa Indonesia melawan penjajah.
Fase ketiga adalah fase historiografi naisonal pada masa kemerdekaan,penulisan sejrah bertujuan agar perjalanan sejarah bangsa menuju kemrdekaan benar-benar dapat di pahami.Di harapkan bangsa indonesia terdorong untuk mengisi kemerdekaan.
Sejak proklamsi kemedekaan historiografi kemrdekaan historiografi nasional terbagi menjadi tiga tahap atau gelombang.
- Petama,gelombang dekolonisasi sejarah.
- kedua,gelombang pemampaatan ilmu sosial.
- ketiga,gelombang reformasi sejarah



Sekilas tokoh seorang sejarawan Indonesia
Prof.Dr.Sartono Kartodirdjo adalah seorang sejarawan indonesia. Beliau lahir 15 februari 1921 dan wafat 15 februari 2006.sampai menjelang akhir hidupnya santoso masih terus berkiprah menorehkan sejarah.Santoso memang begitu menghayati motto hidupnya.

Masa prasejarah berakhir dengan di temukannya tulisan.penemuan ini mengawali teradisi sejarah masyarakat yang baru, yakni tradisi sejarah masyarakat yang mengenal tulisan. Hal ini juga berlaku di Idonesia.Semua tulisan di Indonesia menggunakan bentuk dasar huruf yang digunakan oleh raja-raja pallawa di India selatan sejak abad ke-4 hingga abad ke-9 masehi.Hal ini dapat diketahui berdasarkan pada penemuan prasasti di bagian barat indonesia.Adasekitar 3.000 prasasti dari zaman Indonesia kuno. Prasasti tertua di temukan di Kutai pada lembah sungai Mahakam di Kalimantan Timurdalam bentuk tujuh tugu batu yang digamabarkan sebagai yupa. Selain dikutai, di Jawa Barat juga ditemukan prasasti. Prasasi-prasasti itu adalah, prasasti Kebon Kopi, Prasasti Jambu, Prasasti Pasir Awi dan prasasti Cidang Cianten. Prasasti ini menerangkan keadaan kerajaan Tarumanegara.
            Pada tugu-tugu batu yang ditemukan di Kutai, tertulis sajak-sajak dalam bahasa sansekerta yang mengisyratkan persembahan besar-besaran. Prasasti-prasasti yang menunjukan terdapatnya kerajaan Seriwijaya juga ditemukan di daerah Paalembang dan di pulau Bangka. Prasasti itu merupakan bukti pertama keberadaan Budha Mahayana di Asia Tenggara, sekaligus keberadaan agama Budha di Indonesia.
Perjalanan sejarah Indonesia juga dapat dilihat antara lain pada babad, silsilah, Tambo, dan hikayat. Teradisi penulisan sejarah seperti ini fase historiografi teradisional Indonesia. Sesudah fase ini, pada fase hitoriografi kolonial dan fase hitoriografi nasional yang sejak Proklamasi kemerdekan terbagi atas gelombang dekolonialisasi sejarah dengan menggantikan model pendekatan nederlando-sentris dengan pendekatan indonesia-sentris.

Unknown

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar